Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala (FKP USK) menerima kunjungan visitasi pembukaan Program Studi Magister Akuakultur pada Selasa, 9 September 2025 bertempat di lingkungan FKP USK.
Acara ini dibuka langsung oleh Prof. Dr. Ir. Husaini, M.T., IPU., APEC Eng., ASEAN Eng., selaku Ketua Komisi D Senat Akademik Universitas Syiah Kuala (SAU USK). Turut hadir pula Prof. Dr. Azhari, S.H., M.C.L., M.A. (Sekretaris SAU USK), Dr. Zahratul Idami, S.H., M.Hum (Sekretaris Komisi D SAU USK), serta anggota Komisi D SAU USK.
Dari pihak fakultas, kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Muchlisin, Z.A., S. Pi., M. Sc (Dekan FKP USK), Dr. Muhammadar, S.T., M.P (Wakil Dekan Akademik), Prof. Dr. Nur Fadli, S.Pi., M.Sc (Wakil Dekan Sumber Daya dan Keuangan), Prof. Dr. Ir. Muhammad Irham, S.Si, M.Si (Wakil Dekan Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan), serta Tim Borang Program Studi Magister Akuakultur FKP USK.
Visitasi ini dilakukan untuk melihat langsung kesiapan sarana, prasarana, serta dukungan akademik dalam rangka pembukaan Program Studi Magister Akuakultur.

Program studi ini memiliki arti penting tidak hanya bagi USK, tetapi juga bagi Aceh dan Indonesia secara luas. Sebagai daerah dengan potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar, Aceh membutuhkan sumber daya manusia yang unggul dalam bidang akuakultur. Melalui pendidikan magister, diharapkan lahir para akademisi, peneliti, dan praktisi yang mampu mendorong pengembangan akuakultur berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dalam sambutannya, Dekan FKP USK Prof. Dr. Muchlisin, Z.A., S.Pi., M.Sc menyampaikan rasa terima kasih kepada tim Senat Akademik USK yang telah melakukan visitasi dan memberikan masukan untuk penguatan program studi baru ini.
“Kami sangat berharap Program Magister Akuakultur dapat segera terealisasi. Kehadirannya akan menjadi langkah penting dalam pengembangan keilmuan sekaligus mendukung potensi besar perikanan Aceh. Dengan dukungan semua pihak, kami optimis program ini bisa menjadi pusat keunggulan di bidang akuakultur, tidak hanya untuk Aceh, tetapi juga untuk Indonesia,” ujar Prof. Muchlisin. Dengan adanya visitasi ini, FKP USK semakin optimis bahwa pembukaan Program Studi Magister Akuakultur akan segera terwujud, sekaligus menjadi langkah maju dalam memperkuat peran universitas dalam pengembangan ilmu kelautan dan perikanan.
Comments are closed