Banda Aceh – Prestasi gemilang kembali ditorehkan Faklutas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala (USK). Prestasi membanggakan kali ini datang dari Prof. Dr. Ir. Muchlisin Z.A., S.Pi., M.Sc., Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP), yang berhasil meraih pengakuan internasional dengan masuk dalam daftar 2% ilmuwan paling berpengaruh di dunia versi Stanford University bekerja sama dengan penerbit Elsevier.

Penghargaan ini merupakan hasil pemeringkatan global terhadap jutaan peneliti berdasarkan rekam jejak publikasi, dampak sitasi, serta kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan. Pencapaian tersebut menempatkan Prof. Muchlisin di jajaran elite akademisi dunia.
Dalam keterangannya, Prof. Muchlisin menyampaikan bahwa pencapaian ini berharap semakin banyak peneliti FKP dan USK yang bisa berdaya saing global. “Pengakuan ini adalah motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas riset. Saya berharap semakin banyak peneliti muda dari USK yang juga bisa menorehkan prestasi di tingkat global,” ungkapnya. Prof. Muchlisin aktif melakukan penelitian yang tidak hanya dipublikasikan di jurnal bereputasi internasional, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan. Prestasi ini sekaligus menambah daftar akademisi USK yang masuk dalam peringkat 2% ilmuwan terbaik dunia, memperkuat posisi kampus Jantong Hatee Rakyat Aceh tersebut sebagai universitas riset yang berdaya saing global.
Comments are closed