Banda Aceh — Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala (FKP USK) melakukan pemasangan media edukasi Zona Integritas di sejumlah titik strategis lingkungan fakultas. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola yang berintegritas, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima.
Media edukasi berupa banner tersebut ditempatkan pada lokasi yang mudah terlihat dan sering dilalui, seperti area pelayanan akademik, ruang tunggu, serta jalur utama menuju gedung perkuliahan — agar pesan yang disampaikan dapat menjangkau seluruh pengguna layanan fakultas.

Membangun Kesadaran Bersama
Pemasangan banner ini bertujuan meningkatkan kesadaran seluruh sivitas akademika terhadap pentingnya nilai-nilai Zona Integritas, sekaligus mengajak dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun budaya kerja yang profesional, bebas dari korupsi, serta mengedepankan kualitas pelayanan.
Media edukasi memuat pesan-pesan kunci mengenai integritas dalam pelayanan, penolakan terhadap praktik gratifikasi dan pungutan liar, serta ajakan bagi pengguna layanan untuk turut mengawasi dan menyampaikan masukan atas layanan yang diterima. Keterlibatan pengguna layanan menjadi penting, karena pembangunan Zona Integritas tidak dapat berjalan hanya dari sisi internal institusi.
Bagian dari Reformasi Birokrasi
Zona Integritas merupakan predikat yang diberikan kepada satuan kerja yang pimpinan dan jajarannya memiliki komitmen mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pembangunannya mencakup sejumlah area perubahan, antara lain manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Bagi FKP USK, penguatan Zona Integritas berkaitan erat dengan mutu layanan sehari-hari yang dirasakan langsung oleh mahasiswa dan dosen — mulai dari kejelasan prosedur, kepastian waktu penyelesaian layanan administrasi, hingga keterbukaan informasi. Upaya ini juga sejalan dengan langkah digitalisasi layanan yang tengah dijalankan fakultas, yang memungkinkan setiap proses terekam dan dapat ditelusuri.
Langkah Berkelanjutan
Melalui langkah sederhana namun bermakna ini, FKP USK terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang mendukung penerapan prinsip good governance sebagai bagian dari pembangunan institusi yang berkelanjutan.
Pemasangan media edukasi ini diharapkan menjadi pengingat harian bagi seluruh warga fakultas bahwa integritas bukan sekadar slogan, melainkan praktik yang diwujudkan dalam setiap layanan dan keputusan.
Comments are closed