Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Muchlisin Z.A, S.Pi., M.Sc. melakukan kunjungan langsung ke lokasi produksi garam rakyat di Desa Lancang Paru, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (2/5) dan turut didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pidie Jaya Bapak Dr. Yandi Yusnandar, S.T., M.T. serta Wakil Bupati Pidie Jaya Bapak Hasan Basri, ST., MM.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung aktivitas petani garam serta mendengar berbagai tantangan yang mereka hadapi di lapangan. Dalam dialog dengan para petani, Dekan FKP USK menegaskan komitmen Fakultas Kelautan dan Perikanan dalam mendukung pengembangan industri garam lokal melalui riset, pendampingan teknologi, dan pelatihan sumber daya manusia.

“Potensi garam di Pidie Jaya sangat besar. Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kualitas dan daya saing garam lokal di pasar nasional,” ujar Dekan FKP USK.

Sebagai tindak lanjut konkret, kunjungan ini diakhiri dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FKP USK dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pidie Jaya. Penandatanganan dilakukan di kantor Dinas Kelautan dan Perikanan setempat dan mencakup sejumlah program strategis, termasuk penguatan kapasitas petani garam, peningkatan potensi budidaya perairan serta potensi kelautan lainnya di Kabupaten Pidie Jaya. Kepala DKP Pidie Jaya Bapak Dr. Yandi Yusnandar, S.T., M.T. menyambut baik kerja sama ini dan berharap sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Wakil Bupati Pidie Jaya yang turut hadir juga menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif ini dan menekankan pentingnya kemitraan berkelanjutan demi pemberdayaan ekonomi lokal.
Comments are closed