
Upaya penguatan kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga pemerintah di bidang perikanan terus menjadi perhatian utama Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP).
Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut terwujud pada kunjungan resmi Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee, Aceh ke lingkungan FKP, khususnya melalui Program Studi Budidaya Perairan, pada Rabu, 11 Juni 2025.

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi program unggulan SIPPUTERI (Sistem Pelayanan Publik Terintegrasi) sebuah platform inovatif yang diinisiasi oleh BPBAP Ujung Batee untuk mendukung penguatan layanan di bidang perikanan budidaya.
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Program Studi Budidaya Perairan ini dihadiri oleh jajaran dosen, mahasiswa, serta perwakilan tenaga kependidikan. Dalam pemaparannya, tim BPBAP Ujung Batee menegaskan bahwa SIPPUTERI hadir sebagai platform layanan terpadu yang memberikan kemudahan akses bagi masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, hingga kalangan akademisi.

Melalui SIPPUTERI, berbagai layanan strategis dapat diakses secara mudah dan efisien, meliputi:
- Kegiatan magang (internship)
- Fasilitasi penelitian
- Kunjungan edukatif
- Uji laboratorium
- Bimbingan teknis (technical guidance)
- serta berbagai bentuk layanan lainnya yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang perikanan budidaya.
Program Studi Budidaya Perairan menyambut baik inisiatif ini dan melihatnya sebagai peluang strategis untuk memperluas akses mahasiswa dan dosen terhadap fasilitas riset dan pengembangan di bidang akuakultur.

Dengan memanfaatkan SIPPUTERI, diharapkan proses pengajuan dan pelaksanaan kegiatan akademik dapat berlangsung lebih efisien, transparan, serta memperkuat sinergi antara sivitas akademika FKP dan BPBAP Ujung Batee. Kunjungan ini juga menjadi langkah awal penguatan kerja sama strategis antara Program Studi Budidaya Perairan dan BPBAP Ujung Batee, sejalan dengan visi FKP dalam mendorong pengembangan inovasi, kolaborasi riset, dan peningkatan kapasitas SDM di bidang kelautan dan perikanan.
Comments are closed