Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala (FKP USK) menjalin kerja sama dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau (FPIK UNRI) dalam upaya memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan sumber daya manusia di bidang kelautan dan perikanan. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan pada Senin (16/6) di Universitas Riau dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua fakultas.

Kerja sama ini mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa. Melalui kemitraan ini, kedua institusi sepakat untuk saling mendukung dalam pelaksanaan program pertukaran akademik, riset kolaboratif, seminar ilmiah, serta kolaborasi pengabdian masyarakat.

Dekan FKP USK, Prof. Dr. Ir. Muchlisin Z. A, S. Pi, M. Sc, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memperkuat jaringan akademik dan mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan. “Kami percaya kolaborasi ini akan memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi pengembangan keilmuan, tetapi juga bagi masyarakat pesisir yang menjadi fokus pengabdian kami,” ujar Prof. Muchlisin.

Sementara itu, Dekan FPIK UNRI, Prof. Dr. Ir. Rifardi, M. Sc, menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah sinergis antara dua institusi pendidikan tinggi di wilayah barat Indonesia dalam membangun sektor kelautan dan perikanan yang lebih kuat dan resilien. “Kerja sama ini membuka peluang besar untuk berbagi keunggulan, memperkuat basis data kelautan, serta mengembangkan teknologi budidaya dan pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu,” ungkap Prof. Rifardi.

Dalam kesempatan yang sama, kedua fakultas juga menggelar diskusi akademik dan penjajakan kerja sama lanjutan, termasuk program magang lintas kampus dan riset bersama yang akan difokuskan pada isu-isu strategis seperti perubahan iklim, keberlanjutan perikanan tangkap, Peningkatan teknologi budidaya dan pengolahan hasil perikanan. Dengan adanya kerja sama ini, FKP USK dan FPIK UNRI berharap dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan solusi berbasis sains untuk tantangan-tantangan yang dihadapi sektor kelautan dan perikanan nasional.

Categories:

Tags:

Comments are closed