Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan peningkatan reputasi riset di tingkat internasional dimana Dekan FKP, Prof. Muchlisin berhasil masuk World Top 2% Scientist sebanyak 6 kali berturut-turut (2020 sampai 2025). Selain Muchlisin, Berdasarkan data pemeringkatan TopScinet periode 2020–2025, jumlah dosen USK yang masuk dalam daftar World Top 2% Scientist meningkat dari hanya satu orang pada 2020 menjadi enam orang pada 2025. Pada tahun 2020 tersebut hanya Prof. Muchlisin satu-satu dosen USK yang berhasil menembus persiangan global tersebut. Tren tersebut mencerminkan semakin kuatnya daya saing publikasi ilmiah dan dampak penelitian dosen USK di tingkat global, dan menunjukkan adanya regenerasi dan kualitas peneliti yang semakin merata. 

Apa itu TopScinet?

TopScinet adalah platform yang menyajikan pemeringkatan ilmuwan berdasarkan indikator bibliometrik, seperti jumlah publikasi, jumlah sitasi, h-index, dan indikator dampak ilmiah lainnya yang dihimpun dari basis data publikasi internasional. Platform ini bukan lembaga akreditasi, tetapi menyediakan salah satu ukuran yang dapat digunakan untuk melihat visibilitas dan pengaruh ilmiah seorang peneliti atau institusi.

Rekor Baru pada 2025

Selama enam tahun terakhir jumlah dosen USK yang masuk daftar World Top 2% Scientist mengalami perkembangan sebagai berikut: 2020 (1 dosen), 2021 (2 dosen), 2022 (5 dosen), 2023 (3 dosen), 2024 (3 dosen), dan 2025 (6 dosen). Artinya, dalam kurun enam tahun terjadi peningkatan sebesar 500% dibandingkan tahun awal. Data ini menunjukkan bahwa 2025 merupakan capaian terbaik USK selama periode pengamatan.

Siapa Saja yang Berhasil Masuk?

NamaKemunculanPeriodeRanking Terbaik
Prof. Dr. Zainal Abidin Muchlisin6 kali2020–2025203.627 (2022)
Harapan Harapan5 kali2021–202530.600 (2024)
Mudatsir4 kali2022–2025198.261 (2023)
Rinaldi Idroes2 kali2022 & 2025449.364 (2025)
Samsul Rizal1 kali2025156.824
Muhammad Faisal1 kali2025508.904
Agus Arip Munawar1 kali2022735.849

Sorotan Utama

  • Prof. Dr. Zainal Abidin Muchlisin menjadi satu-satunya dosen USK yang masuk daftar selama enam tahun berturut-turut (2020 s/d2025), menunjukkan konsistensi produktivitas dan dampak ilmiah.
  • Harapan Harapan mencatat peringkat dunia terbaik di antara seluruh dosen USK, yaitu posisi 30.600 pada tahun 2024.
  • Munculnya Samsul Rizal dan Muhammad Faisal pada 2025 menunjukkan adanya regenerasi peneliti bereputasi internasional di lingkungan USK.
  • Jumlah dosen yang masuk World Top Scientist terus bertambah, memperkuat reputasi USK sebagai salah satu perguruan tinggi riset di Indonesia.

Makna bagi Universitas

Peningkatan jumlah dosen yang masuk dalam daftar World Top 2% Scientist tidak hanya menjadi prestasi individual, tetapi juga mencerminkan penguatan ekosistem riset di USK. Prestasi tersebut berpotensi meningkatkan kepercayaan mitra internasional, memperluas peluang kolaborasi penelitian, menarik mahasiswa pascasarjana, serta mendukung pencapaian indikator kinerja utama universitas.

Penutup

Ke depan, konsistensi publikasi pada jurnal bereputasi internasional, peningkatan kolaborasi global, serta pembinaan peneliti muda akan menjadi faktor penting untuk mempertahankan bahkan meningkatkan jumlah dosen USK yang masuk dalam daftar World Top Scientist.

Categories:

Tags:

Comments are closed