Banda Aceh — Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala (FKP USK) memasuki babak kepemimpinan baru. Haeqal Azief Haridhi, S.Kel., M.Sc., Ph.D. resmi dilantik sebagai Dekan FKP USK untuk masa jabatan 2026–2031 dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di Gedung Academic Activities Center (AAC) Prof. Dr. Dayan Dawood, M.A., Darussalam, Banda Aceh, Senin (13/7/2026).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Rektor USK, Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., bersama sebelas dekan fakultas lain serta Direktur Sekolah Pascasarjana USK untuk periode yang sama. Seluruh pejabat yang dilantik merupakan hasil penjaringan melalui tahapan seleksi oleh tim panitia seleksi yang dibentuk pimpinan universitas.

Haeqal menggantikan Prof. Dr. Muchlisin Z.A., S.Pi., M.Sc., yang memimpin FKP USK sejak 2018 dan menuntaskan periode keduanya pada 2022–2026. Sebelum dipercaya sebagai dekan, Haeqal menjabat Koordinator Program Studi Ilmu Kelautan FKP USK. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang ilmu kelautan dan melanjutkan studi magister serta doktoral di luar negeri, dengan bidang kepakaran pada oseanografi dan kebencanaan pesisir.
Amanah Kepemimpinan Fakultas
Dalam sambutannya, Rektor USK menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi selama masa kepemimpinan mereka, sekaligus mengucapkan selamat kepada para dekan yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan dekan bukan semata peran administratif, melainkan amanah untuk memimpin perubahan dan mengembangkan potensi fakultas.
Rektor juga mengingatkan agar pimpinan fakultas mampu menyeimbangkan kecepatan dan ketepatan dalam mengambil kebijakan. Menurutnya, dinamika sektor pendidikan tinggi menuntut respons yang cepat, namun tetap berpijak pada data dan perencanaan yang matang.
Pada kesempatan tersebut, Rektor menjelaskan bahwa universitas kini memberikan kewenangan yang jauh lebih besar kepada fakultas, antara lain melalui kebijakan sharing revenue dengan 60 persen pendapatan dikembalikan ke fakultas untuk mendukung pengembangan akademik dan kelembagaan. Kebijakan itu, katanya, merupakan bentuk kepercayaan bahwa fakultas adalah penggerak utama kemajuan universitas, sehingga harus dijawab dengan tata kelola yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Harapan bagi FKP USK
Sebagai fakultas yang menaungi Program Studi Ilmu Kelautan, Budidaya Perairan, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, dan Teknologi Industri Hasil Perikanan, FKP USK memiliki posisi strategis dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan Aceh. Kepemimpinan baru diharapkan mampu melanjutkan capaian akreditasi program studi, memperkuat riset dan publikasi, memperluas kemitraan nasional maupun internasional, serta meningkatkan kontribusi fakultas bagi masyarakat pesisir.
Segenap civitas academica FKP USK menyampaikan selamat dan sukses atas amanah yang diemban Dekan FKP USK periode 2026–2031, seraya berharap kepemimpinan baru ini membawa fakultas menuju kemajuan yang berkelanjutan.
Comments are closed