Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Prof. Dr. Muchlisin Z.A., S.Pi., M.Sc., yang merupakan Promotor Program Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) serta Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) USK, resmi masuk dalam daftar 2% ilmuwan terbaik dunia tahun 2025 versi Stanford University dan Elsevier. Pengakuan ini tercantum dalam rilis “Promotor PMDSU dalam 2% ilmuwan terbaik di dunia tahun 2025” yang memuat nama-nama akademisi Indonesia dengan kinerja riset dan dampak ilmiah tertinggi di bidangnya. Pemeringkatan ini disusun berdasarkan indikator bibliometrik yang ketat, meliputi jumlah publikasi terindeks internasional, jumlah sitasi, h-index, serta konsistensi kontribusi ilmiah dalam kurun waktu tertentu. Masuknya Prof. Muchlisin dalam daftar tersebut menegaskan kapasitasnya sebagai ilmuwan produktif dan berpengaruh di bidang kelautan dan perikanan, sekaligus menunjukkan peran strategisnya dalam membina generasi peneliti unggul melalui skema PMDSU. Capaian ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Fakultas Kelautan dan Perikanan, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika USK dan masyarakat Aceh.

Sebagai Promotor PMDSU, Prof. Muchlisin memiliki peran penting dalam membimbing dan mengakselerasi mahasiswa doktoral berprestasi agar mampu menyelesaikan studi tepat waktu dengan luaran riset berkualitas tinggi. Skema PMDSU sendiri merupakan program strategis nasional yang dirancang untuk mencetak doktor unggul sejak jenjang sarjana melalui sistem pembinaan intensif oleh promotor berpengalaman. Keberhasilan beliau masuk dalam jajaran 2% ilmuwan terbaik dunia memperkuat kredibilitas akademik dalam menjalankan peran tersebut. Di bawah kepemimpinannya sebagai Dekan FKP USK, budaya riset di lingkungan fakultas terus diperkuat melalui peningkatan kolaborasi internasional, publikasi pada jurnal bereputasi, serta pengembangan riset yang relevan dengan isu-isu strategis seperti konservasi biodiversitas perairan, pengelolaan perikanan berkelanjutan, dan ketahanan pangan berbasis sumber daya laut. Kombinasi antara kepemimpinan akademik dan produktivitas ilmiah ini menjadikan Prof. Muchlisin sebagai figur sentral dalam mendorong peningkatan reputasi FKP USK di tingkat global.

Rektor Universitas Syiah Kuala menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa prestasi ini merupakan bukti nyata komitmen USK dalam mendukung pengembangan riset unggul dan berdaya saing internasional. Pengakuan sebagai bagian dari 2% ilmuwan terbaik dunia tidak hanya mencerminkan prestasi individu, tetapi juga kualitas ekosistem akademik yang mendukung kolaborasi, inovasi, dan produktivitas ilmiah. Bagi Fakultas Kelautan dan Perikanan, keberhasilan Promotor PMDSU sekaligus Dekan FKP USK ini semakin memperkuat posisi fakultas sebagai pusat pengembangan ilmu kelautan dan perikanan yang berorientasi pada keberlanjutan. Diharapkan, capaian ini menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas penelitian serta memperluas jejaring kolaborasi global. Melalui kontribusi nyata dalam ilmu pengetahuan dan pembinaan doktor unggul, USK terus menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang mampu memberikan dampak signifikan di tingkat nasional maupun internasional.

Categories:

Tags:

Comments are closed