Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui penetapan pemenang Visiting (Inviting) Top Professors Tahap I Tahun 2026 dalam Program Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition Times Higher Education Impact Rankings. Berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Syiah Kuala Nomor 213/UN11/KPT/2026 tanggal 20 Januari 2026, dua dosen dari Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) USK dinyatakan sebagai pemenang program bergengsi tersebut, yakni Said Ali Akbar, S.Pd., M.Si. dan Prof. Dr. Ir. Muchlisin Z.A., S.Pi., M.Sc. Keterpilihan keduanya menunjukkan komitmen kuat FKP USK dalam memperluas jejaring akademik internasional serta meningkatkan kualitas riset dan publikasi bereputasi global. Program ini dirancang untuk menghadirkan profesor kelas dunia dari berbagai negara guna memperkuat kolaborasi, transfer pengetahuan, serta peningkatan kapasitas dosen dan institusi dalam mendukung reputasi internasional, termasuk dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. Keberhasilan dua dosen FKP dalam program ini menjadi bukti bahwa bidang kelautan dan perikanan di USK terus berkembang dan mampu bersaing secara global melalui inovasi dan kolaborasi strategis lintas negara.
Said Ali Akbar, S.Pd., M.Si. mengusung proposal berjudul “Akselerasi Riset Kualitas Air dan Inovasi Teknologi Budidaya Perairan Menuju World Class University” dengan mitra dari Malaysia. Proposal ini berfokus pada penguatan riset kualitas lingkungan perairan serta pengembangan inovasi teknologi budidaya yang berorientasi pada standar internasional. Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Muchlisin Z.A., S.Pi., M.Sc. mengajukan proposal bertajuk “Penguatan Kapasitas Dosen Muda USK dalam Analisis Pengolahan Data Genetik dan Biodiversitas Akuatik Melalui Penguatan Jejaring Internasional” dengan mitra dari Spanyol. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kompetensi dosen muda dalam analisis data genetik dan kajian biodiversitas akuatik melalui kolaborasi riset dan pendampingan akademik dengan pakar internasional. Kedua proposal tersebut selaras dengan agenda internasionalisasi USK, terutama dalam meningkatkan kualitas publikasi, sitasi ilmiah, serta dampak riset terhadap pembangunan berkelanjutan di sektor kelautan dan perikanan.

Rektor Universitas Syiah Kuala menyampaikan apresiasi atas pencapaian dua dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan tersebut, seraya menegaskan bahwa program Visiting (Inviting) Top Professors merupakan langkah strategis dalam memperkuat reputasi akademik USK di kancah global. Kolaborasi dengan akademisi dari Malaysia dan Spanyol diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas riset dan pembelajaran, tetapi juga membuka peluang joint research, joint publication, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kurikulum berbasis standar internasional. Bagi Fakultas Kelautan dan Perikanan, capaian ini semakin memperkuat posisi sebagai pusat unggulan pengembangan ilmu kelautan dan perikanan yang responsif terhadap isu-isu global seperti ketahanan pangan, konservasi sumber daya akuatik, dan keberlanjutan ekosistem pesisir dan laut. Melalui sinergi internasional yang semakin luas, USK optimistis mampu meningkatkan daya saing institusi sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan dampak pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.
Comments are closed