Banda Aceh – Tempat Uji Kompetensi Fakultas Kelautan dan Perikanan (TUK-FKP) Universitas Syiah Kuala (USK) yang bernaung di bawah Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan (LSP-KP) menyelenggarakan uji kompetensi bagi dosen FKP USK. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan para dosen memiliki pengakuan profesional sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Dalam pelaksanaannya, uji kompetensi mencakup empat bidang strategis, yaitu Konservasi Sumberdaya Perairan, Perikanan Tangkap, Budidaya Perairan, dan Pengolahan Hasil Perikanan. Keempat bidang ini menjadi pilar utama dalam pengembangan ilmu sekaligus kebutuhan nyata di sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

Ketua TUK-FKP USK Dr. Muhammadar, S.T., M.Pmenyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga pendidik. “Dengan adanya uji kompetensi ini, dosen tidak hanya diakui sebagai pengajar di kelas, tetapi juga sebagai tenaga profesional yang memiliki standar keahlian sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Uji kompetensi ini melibatkan asesor berlisensi dari LSP-KP yang secara resmi menilai keterampilan dan kapasitas peserta. Hasil sertifikasi nantinya diharapkan dapat memperkuat kualitas pengajaran, riset, serta pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen FKP USK.

Dekan FKP USK Prof. Dr. Ir. Muchlisin Z.A, S.Pi., M.Sc. menambahkan bahwa keberadaan TUK di lingkungan fakultas memberikan kemudahan bagi sivitas akademika dalam memperoleh sertifikasi profesi. “FKP USK kini memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pusat pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai lembaga penguat kompetensi profesional di bidang kelautan dan perikanan. Hal ini tentu akan memberi dampak positif bagi mahasiswa dan masyarakat luas,” tegasnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para dosen yang mengikuti uji kompetensi. Melalui sertifikasi ini, FKP USK berharap dapat terus memperkuat kapasitas sumber daya manusianya dan berkontribusi lebih luas dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.

Categories:

Tags:

Comments are closed